PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DESA WAY ISEM

Penulis

  • Isa Ansori Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Marzal Majuli Yanti9 Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • M. Fajar Rizky Heryanto Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • M. Kholid Firdaus Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Mar`Atus Solekhah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Maulani Nur Azizah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Lux Juana Sari Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • M. Fikri Haikal Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Malikka Ayu Ning Tyas Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis
  • Lutfia Hayuningtyas Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Penulis

Kata Kunci:

Pengabdian Masyarakat, TOGA, ABCD, Kesehatan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat

Abstrak

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara, dengan fokus pada pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai solusi kesehatan alternatif dan peluang ekonomi berbasis potensi lokal. Latar belakang program ini terletak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, tidak adanya apotek di desa, dan mahalnya obat-obatan kimia. Padahal, lingkungan sekitar Desa Way Isem mengandung beragam tanaman obat dengan manfaat yang telah terbukti dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Program ini menerapkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pada pemberdayaan aset lokal, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Pelaksanaannya terdiri dari lima tahap penemuan, impian, perancangan, pendefinisian, dan penentuan yang dilakukan melalui wawancara, diskusi, Focus Group Discussion (FGD), dan praktik langsung budidaya TOGA. Hasil program menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya kelompok Ibu-ibu PKK, telah mulai mengembangkan kesadaran akan pentingnya TOGA sebagai alternatif yang aman, terjangkau, dan mudah diakses untuk kesehatan keluarga. Lebih lanjut, TOGA semakin dipandang sebagai potensi ekonomi melalui pemanfaatan dan pengolahan tanaman obat. Singkatnya, program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian warga Desa Way Isem dalam menjaga kesehatan keluarga, sekaligus menciptakan peluang berkelanjutan bagi usaha kecil berbasis tanaman obat.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-13