PERAN PROGRAM ANTI-BULLYING DALAM RANGKA MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG AMAN DAN NYAMAN DI MTs NWDI PANCOR
Kata Kunci:
Anti Bullying, Lingkungan Belajar Yang Aman Dan Nyaman, MTs NWDI PancorAbstrak
Penelitian ini membahas pelaksanaan program anti-bullying di MTs NWDI Pancor sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter islami. Bullying yang masih sering terjadi—terutama dalam bentuk ejekan verbal (45%) dan pengucilan sosial (30%)—memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis dan prestasi akademik siswa, seperti kecemasan, rendahnya motivasi, dan penurunan nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, yang dianalisis melalui data sekunder dari penelitian relevan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program anti-bullying di MTs NWDI Pancor dilaksanakan secara sistematis melalui empat tahap utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Sekolah membentuk tim ramah anak, melibatkan guru dan orang tua, menyusun aturan anti-bullying, meningkatkan kompetensi pendidik melalui workshop, serta menciptakan mekanisme pelaporan yang lebih efektif. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran seluruh warga madrasah untuk mencegah dan menangani bullying, sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam seperti ukhuwah, empati, dan kasih sayang. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi sekolah dan madrasah lain dalam mengembangkan kebijakan anti-bullying yang berkelanjutan dan holistik.


