MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS DI KELAS VII MTsS PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH SAWAH DANGKA

Penulis

  • Rifani Rizani Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Iltavia Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Isnaniah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Aniswitas Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Model Pembelajaran ARIAS, Minat Belajar, Hasil Belajar, Matematika

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar matematika siswa kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka. Hal ini terlihat dari hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa kurang menyukai pelajaran matematika karena dianggap sulit dan menegangkan, serta merasa kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran matematika. Data nilai ujian sumatif menunjukkan bahwa 64,8% siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya adalah model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfiction) yang dapat membangkitkan kepercayaan diri siswa, emningkatkan relevansi siswa, meningkatkan minat belajar siswa, memperbaiki evaluasi belajar, serta menumbuhkan rasa bangga dan puas dalam diri siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana minat belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS di kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka? dan (2) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional di kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka? Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsS Mu’allimin Sawah Dangka. Pengambilan sampel ditentukan secara acak, dengan sampel dua kelas yaitu kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran ARIAS dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar matematika dan tes hasil belajar. Teknik analisis data angket minat belajar matematika dioleh menggunakan skala likert, sedangkan untuk tes hasil belajar diolah menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS minat belajar matematika siswa diperoleh sebesar 84,75% dengan kriteria sangat kuat. Dan Berdasarkan analisis tes hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan uji-t diperoleh ????ℎ???????????????????? = 3,976 dan ???????????????????????? = 1,691, maka ????ℎ???????????????????? > ???????????????????????? berarti ????0 ditolak. Dengan menggunakan SPSS diperoleh ???????????? = 0,000 dengan taraf nyata ???? = 0,05, maka ???????????? < ????. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar matematika siswa mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional di kelas VII  MTsS Mu’allimin Sawah Dangka.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13