ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE BERDASARKAN HASIL UJI BEBAN STATIK DENGAN DATA SONDIR DAN SPT PADA PROYEK PENINGKATAN JEMBATAN KERETA API BH 343 KISARAN – TANJUNG BALAI
Kata Kunci:
Bored Pile, Sondir, SPT, Static Loading Test, Daya DukungAbstrak
Jembatan kereta api merupakan infrastruktur transportasi yang memiliki intensitas tinggi. Salah satu komponen penting dalam sistem jembatan adalah pondasi. Pada proyek Peningkatan Jembatan Kereta Api BH 343 Kisaran – Tanjung Balai digunakan pondasi bored pile. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan hasil daya dukung pondasi bored pile yang diperoleh dari hasil uji sondir, SPT dan static loading test. Untuk perhitungan analisis daya dukung pondasi bored pile untuk data sondir menggunakan metode Aoki de Aleencar, 1975 dan Mayerhoff, 1976 sedangkan data SPT menggunakan Metode Reese & Wreight, 1977. Untuk perbandingannya berdasarkan hasil uji data Sondir dan SPT yang akan di bandingkan dengan hasil uji beban statik (static loading test) dengan Metode Chin dan Mazurkiewicz. Hasil perhitungan analisis daya dukung berdasarkan data sondir menggunakan metode Aoki de Alencar (1975) menghasilkan kapasitas ultimate sebesar 261,15 ton, sedangkan metode Mayerhoff (1976) memberikan nilai 252,77 ton. Perhitungan berdasarkan data SPT menggunakan metode Reese & Wright (1977) menunjukkan nilai yang jauh lebih besar, yaitu 776,60 ton. Sementara itu, hasil Static Loading Test sebagai acuan nilai aktual memberikan daya dukung sebesar 269,23 ton berdasarkan metode Chin dan 298 ton menggunakan metode Mazurkiewicz, dengan rata-rata 283,62 ton. Perbandingan seluruh metode menunjukkan bahwa nilai daya dukung berdasarkan data sondir dengan metode Aoki de Alencar memiliki kedekatan paling tinggi terhadap hasil uji beban statik.


