PENGARUH KECUKUPAN MODAL, RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, DAN EFISIENSI OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024
Kata Kunci:
Kecukupan Modal, Risiko Likuiditas, Risiko Kredit, Efisiensi Operasional, Dan ProfitabilitasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecukupan modal, risiko likuiditas, risiko kredit, efisiensi operasional, dan profitabilitas pada Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 39 bank. Pada penelitian ini menggunakan sampel yaitu 7 Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dalam penelitian ini, data sekunder yang digunakan berupa laporan keuangan Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Alat analisis yang digunakan adalah Eviews 12. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis regresi data panel dengan model yang terpilih yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kecukupan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. (2) Risiko likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. (3) Risiko kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. (4) Efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. (5) Kecukupan Modal, Risiko Likuiditas, Risiko Kredit, dan Efisiensi Operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Bank disarankan untuk selalu menjaga rasio kecukupan modal di tingkat yang cukup. Agar tetap kuat menghadapi berbagai risiko, sekaligus memberikan ruang untuk pertumbuhan dan pengembangan usaha di masa depan. Selain itu, bank juga perlu terus memperbaiki sistem manajemen risiko kredit dan likuiditas agar dapat menghindari kerugian yang bisa menurunkan keuntungan bank.


