PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM TERHADAP FRAUD PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2022 2025
Kata Kunci:
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Whistleblowing System, Fraud, Bank Umum SyariahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan Whistleblowing System (WBS) terhadap tindakan kecurangan (fraud) pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode 2022–2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel menggunakan alat analisis EViews 14. Sampel penelitian terdiri dari 13 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dipilih melalui teknik purposive sampling, menghasilkan total 52 observasi. Berdasarkan hasil uji pemilihan model, Common Effect Model (CEM) terpilih sebagai model estimasi terbaik. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa Good Corporate Governance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap fraud (koefisien -0,4758; p = 0,0482), yang mengindikasikan bahwa semakin baik penerapan GCG maka jumlah kasus fraud semakin menurun. Sementara itu, Whistleblowing System berpengaruh positif dan signifikan terhadap fraud (koefisien 1,0906; p = 0,0028), menunjukkan bahwa efektivitas WBS meningkatkan pengungkapan dan pendeteksian kasus fraud yang terjadi. Secara simultan (uji F), GCG dan WBS berpengaruh signifikan terhadap fraud (F-hitung 6,8007; p = 0,0025) dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 18,53%. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penguatan tata kelola internal serta jaminan keamanan pelaporan untuk menekan serta mengungkapkan kecurangan secara dini.


