PENGARUH STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN ANAK DALAM ORAL HYGIENE PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK AMONG PUTRO GAMPING
Kata Kunci:
Oral Hygiene, StoryTelling, Pendidikan KesehatanAbstrak
Latar belakang: Kesehatan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum, terutama pada anak usia pra-sekolah. Pada usia ini, anak rentan mengalami masalah kebersihan gigi, seperti karies, akibat sisa makanan yang menempel dan kebiasaan menyikat gigi yang belum optimal. Storytelling sebagai metode dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi tentang kesehatan mulut dan gigi kepada anak usia pra sekolah, mengajarkan mereka tentang waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut dan gigi sebagai langkah awal menuju kesehatan gigi yang baik. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh storytelling terhadap keterampilan anak dalam oral hygiene, mengingat masih tingginya kasus karies gigi dan perilaku menyikat gigi yang belum sempurna pada anak pra-sekolah. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini berjumlah 61 anak yang diambil dari sekolah TK Among Putro Gamping dengan metode Total Sampling pada bulan Juni 2025 dengan kriteria inklusi yaitu anak di TK Among Putro Gamping yang berumur 3-6 tahun dan guru menyetujui anak menjadi responden dan bersedia mengisi informend consent, Untuk kriteria eksklusi yaitu anak di TK Among Putro Gamping yang sedang sakit/tidak masuk sekolah dan tidak hadir ketika penelitian sedang dilakukan. Instumen penelitian ini menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil: Hasil dari 61 anak untuk pree-test anak dengan keterampilan kurang sebanyak 52 anak dengan persentase (85,2%), dan untuk post-test anak dengan keterampilan sangat baik sebanyak 36 anak dengan persentase (59%). Hasil analisis wilcoxon Match Pairs Test didapatkan nilai (p-value 0,000<0,05) yang artinya terdapat pengaruh storytelling terhadap keterampilan anak dalam oral hygiene pada anak pra sekolah di TK Among Putro Gamping. Kesimpulan: Terdapat pengaruh storytelling terhadap keterampilan anak dalam oral hygiene pada anak pra sekolah di TK Among Putro Gamping, dengan adanya peningkatan diharapkan anak dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi dirumah 2 kali sehari dipagi hari sesudah sarapan dan malam sebelum tidur.


