PENGARUH PERILAKU POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMAN 8 BANJARMASIN
Kata Kunci:
Aktivitas Fisik, Obesitas, Pola Makan, RemajaAbstrak
Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan penyakit kronis di masa dewasa. Faktor risiko yang sering berkontribusi adalah pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Mengetahui pengaruh perilaku pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMAN 8 Banjarmasin. Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah Siswa/Siswi kelas XI sebanyak 280 orang di SMAN 8 Banjarmasin, dengan sampel sebanyak 74 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan variabel dan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher's Exact Test sebagai alternatif, dengan tingkat signifikansi (α) 0,05. Prevalensi obesitas pada remaja di SMAN 8 Banjarmasin sebesar 2,7%. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara pola makan terhadap kejadian obesitas (p = 0,225), maupun antara aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas (p = 0,712). Pola makan dan aktivitas fisik tidak berpengaruh terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMAN 8 Banjarmasin. Rendahnya prevalensi obesitas dalam sampel penelitian kemungkinan menjadi penyebab hasil yang tidak signifikan.


