HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN PEMENUHAN GIZI SEIMBANG PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LONG ALANGO
Kata Kunci:
Pengetahuan, Sikap, Pemenuhan Gizi BalitaAbstrak
Latar belakang : Menurut WHO kekurangan gizi balita sebesar 49% dari 104 juta kematian pada balita. Prevalensi gizi buruk di Indonesia sebedar 7,7% (SSGI,2022). Kaltara tahun 2021 prevalensi gizi buruk mencapai 27,5% dan Malinau sebesar 18,9% tahun 2023. Data kasus gizi kurang di Puskesmas Long Alango sebanyak 32 balita, dimana kurangnya pengetahuan dan sikap ibu tentang pemenuhan gizi balita. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang gizi balita dengan pemenuhan gizi seimbang pada balita 2-5 Tahun di wilayah kerja Puskesmas Long Alango. Metode : Penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian Deskriftif Analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Long Alango dengan teknik total sampling sebanyak 76 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil : Pengetahuan mayoritas sedang sebanyak 31 orang (40,8%), sikap mayoritas bersikap kurang sebanyak 40 orang (52,6%), pemenuhan gizi seimbang pada balita usia 2-5 tahun mayoritas pemenuhan gizi balita tidak tepat sebanyak 46 orang (60,5%). Ada hubungan pengetahuan tentang gizi balita dengan pemenuhan gizi seimbang balita (p= 0,029 < 0,05) dan tidak ada hubungan sikap dengan pemenuhan gizi seimbang balita (p = 0,747 > 0,05). Kesimpulan : Ada hubungan pengetahuan dan tidak ada hubungan sikap dengan pemenuhan gizi balita. Diharapkan ibu balita memenuhi gizi seimbang untuk balitanya.


