ANALISIS KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN DALAM PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU
Kata Kunci:
Keselamatan Pasien, Kejadian Tidak Diharapkan, Emul Yani, Perawat, Rumah Sakit JiwaAbstrak
Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) merupakan indikator penting dalam menilai mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit jiwa yang memiliki risiko lebih kompleks akibat gangguan perilaku pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian tidak diharapkan dalam pelaksanaan patient safety di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan dilaksanakan pada bulan September 2025 sampai Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 112 perawat yang bertugas di ruang rawat inap dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner KTD yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,908. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kejadian tidak diharapkan berada pada kategori rendah yaitu 50,9% dan kategori sedang 48,2%, yang mengindikasikan pelaksanaan patient safety telah berjalan cukup baik. Namun, kejadian yang berkaitan dengan perilaku pasien masih ditemukan dengan frekuensi relatif tinggi, yaitu pasien mencederai orang lain sebesar 64,3%, self-harm 46,6%, elopement 48,2%, dan jatuh 37,5%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan sistem keselamatan pasien, peningkatan kompetensi perawat, serta evaluasi berkelanjutan.


