LATIHAN MEMORI SENAM OTAK PADA LANSIA: STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK
Kata Kunci:
Demensia, Senam Otak, Brain Gym, Latihan Memori, Keperawatan GerontikAbstrak
Demensia merupakan gangguan kognitif progresif yang signifikan pada lansia dan berdampak pada kualitas hidup serta kemampuan menjalankan aktivitas harian. Intervensi non-farmakologis seperti latihan memori melalui brain gym diusulkan sebagai stimulasi kognitif sederhana yang meningkatkan integrasi kerja otak kanan dan kiri. Artikel ini memaparkan studi kasus asuhan keperawatan gerontik tentang pelaksanaan senam otak pada Tn. S, seorang lansia dengan demensia, dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor daya ingat sederhana dan partisipasi klien dalam praktik latihan, yang didukung implementasi kegiatan penyuluhan dan latihan rutin. Senam otak dapat dimasukkan dalam program keperawatan komunitas untuk mendukung stimulasi kognitif lansia. Studi ini memperkuat bukti bahwa brain gym berkontribusi meningkatkan fungsi kognitif secara bermakna pada lansia pra-demensia atau demensia ringan.


