HUBUNGAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN PENDERITA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU

Penulis

  • Lia Afrianti Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

Tugas Kesehatan Keluarga, Keluarga, Penderita Stroke, Ketergantungan ADL

Abstrak

Stroke menyebabkan gangguan fungsi fisik yang membatasi penderita dalam melakukan activity of daily living (ADL) sehingga meningkatkan ketergantungan terhadap keluarga sebagai caregiver terdekat yang berperan penting dalam menjaga kesehatan pasien. Kondisi ini dapat dilihat dari pelaksanaan tugas kesehatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan tugas kesehatan keluarga dengan tingkat ketergantungan penderita stroke dalam pemenuhan ADL. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik sistematik random sampling dan diperoleh sebanyak 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga melaksanakan tugas kesehatan keluarga dalam kategori kurang, sementara tingkat ketergantungan penderita stroke sebagian besar berada pada kategori sedang hingga berat. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,070 > 0,05 yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin kurang pelaksanaan tugas kesehatan keluarga, maka semakin tinggi tingkat ketergantungan penderita stroke dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan khususnya perawat di wilayah kerja Puskesmas Rejosari meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada keluarga dalam pelaksanaan tugas kesehatan keluarga guna meningkatkan kemandirian penderita stroke.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13