HUBUNGAN CYBERBULLYING DI SOSIAL MEDIA DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA DI SMAN 9 PERKANBARU

Penulis

  • Dela Ayu Saputri Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

Cyberbullying, Harga Diri, Remaja

Abstrak

Cyberbullying di media sosial dapat berdampak negatif pada harga diri remaja SMA, menyebabkan peningkatan kecemasan, depresi, dan rasa tidak aman karena perbandingan sosial yang tidak realistis dan kritik yang menyakitkan. Dampak ini diperparah oleh faktor-faktor seperti tekanan akademik, yang dapat meningkatkan risiko perasaan Harga diri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan Cyberbullying di sosial media Dengan Harga diri remaja SMAN 9 Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sample penelitian 89 orang, dengan tehnik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer Instrumen penelitian menggunakan keusioner. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 20, dan analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian lebih dari separuh pernah mengalami Cyberbullying tingkat tinggi sebanyak 59 orang (61,8%), dan lebih dari separuh dalam kelompok harga diri sedang sebanyak 40 orang (53,9%), sebagian lainnya dalam kelompok harga diri yang tinggi sebanyak 29 orang (32,6%). Hasil uji chi square diperoelh p.value= 0,014 < 0,05. Kesimpulan peneltiian ada hubungan cyberbullying di sosial media dengan harga diri remaja di SMAN 9 Pekanbaru (p.value= 0,014 < 0,05).  Diharapkan bagi sekolah untuk membatasi penggunaan gadget oleh siswa di lingkungan sekolah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13