HUBUNGAN TINGKAT DUKUNGAN SOSIAL DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI UPT.PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA HUSNUL KHOTIMAH DINAS SOSIAL PROVINSI RIAU

Penulis

  • Apry Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Ezalina Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Yeni Devita Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Yureya Nita Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

lansia, Dukungan Sosial, Depresi

Abstrak

Lansia mengacu pada individu yang telah memasuki tahap akhir dalam siklus kehidupan manusia. Pada lanjut usia, pertambahan umur umumnya disertai munculnya berbagai penyakit serta penurunan peran sosial. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai tanda penuaan yang berpotensi memicu depresi pada lansia. Interaksi sosial yang positif dapat memengaruhi respons dan perilaku lansia, yang secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan depresi pada lansia di UPT. Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau dengan Sampel Total pada penelitian ini sebanyak 50 lansia yang dilakukan pada tanggal 27 November 2025 dengan menggunakan instrument Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengetahui tingkat dukungan keluarga dan alat ukur Geriatric Depression Scale (GDS) untuk melihat tingkat depresi pada lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan cross sectional untuk melihat hubungan antara variabel independent dan variabel dependent yang di lakukan serentak diwaktu yang bersamaaan dalam satu waktu. Hasil univariat distribusi frekuensi dukungan sosial didapatkan lebih dari separuh responden memiliki tingkat dukungan sosial yang rendah sebanyak 37 lansia (74,0%) dan distribusi frekuensi tingkat depresi didapatkan lebih dari separuh responden memiliki tingkat depresi dengan kategori sedang sebanyak 30 lansia (60,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05). yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia. Institusi tempat penelitian diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai dasar dalam perencanaan dan pengembangan program intervensi psikososial, seperti pembentukan kelompok dukungan sosial (support group) atau peningkatan kapasitas caregiver dalam memberikan dukungan emosional kepada lansia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13