PENGARUH TERAPI AUDIO VISUAL TERHADAP KECEMASAN SELAMA PROSEDUR TINDAKAN INJEKSI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RSIA ANNISA PEKANBARU
Kata Kunci:
Terapi Audio Visual, Kecemasan Anak, Tindakan Injeksi, Anak Usia SekolahAbstrak
Tindakan injeksi merupakan prosedur invasif yang sering menimbulkan kecemasan pada anak usia sekolah karena rasa nyeri, ketakutan terhadap jarum suntik, serta lingkungan rumah sakit yang asing. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan anak menjadi tidak kooperatif, menghambat proses keperawatan, dan menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi audio visual sebagai teknik distraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi audio visual terhadap tingkat kecemasan selama prosedur tindakan injeksi pada anak usia sekolah di RSIA Annisa Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 anak usia sekolah yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Anxiety Faces Scale sebelum dan sesudah pemberian intervensi terapi audio visual berupa video animasi anak yang diputar selama prosedur injeksi berlangsung. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan anak sebelum diberikan terapi audio visual adalah 4,11 dan menurun menjadi 2,06 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan terapi audio visual terhadap penurunan tingkat kecemasan anak selama prosedur injeksi. Terapi audio visual dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan kecemasan anak dan meningkatkan kenyamanan selama tindakan injeksi.


