HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMITHS (STH) PADA SISWA KELAS 1 DAN 2 SD NEGERI 94 KENDARI, KECAMATAN NAMBO, KOTA KENDARI TAHUN 2026

Penulis

  • Asnita Sari Universitas Haluoleo Penulis
  • Irma Universitas Haluoleo Penulis
  • La Ode Liaumin Azim Universitas Haluoleo Penulis

Kata Kunci:

Soil Transmitted Helminths (STH), Kondisi Lingkungan, Perilaku, Anak Sekolah Dasar

Abstrak

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) hingga kini tetap menjadi persoalan kesehatan publik serius di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Anak usia sekolah dasar berada pada posisi paling rentan karena intens beraktivitas di tanah serta belum sepenuhnya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten. Lingkungan tempat tinggal kurang higienis memperbesar peluang terjadinya transmisi Soil Transmitted Helminths (STH) secara berulang. Riset ini diarahkan guna mengkaji keterkaitan antara kualitas lingkungan dan pola perilaku melalui insiden infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) pada siswa kelas 1 dan 2 di SD Negeri 94 Kendari tahun 2026. Riset menerapkan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Seluruh siswa kelas 1 dan 2 dijadikan populasi sekaligus sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara berbasis kuesioner, pengamatan langsung terhadap kondisi lingkungan rumah responden, serta pemeriksaan sampel feses di laboratorium. Analisis data dilakukan memanfaatkan uji Chi square. Temuan riset mengungkap adanya hubungan bermakna antara ketersediaan jamban sehat melalui kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) melalui nilai p 0,017, serta kondisi Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) melalui nilai p 0,009. Sebaliknya, variabel pengelolaan sampah mengindikasikan nilai p 0,396 sehingga tidak terbukti memiliki hubungan signifikan melalui kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths (STH).

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13