GAMBARAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU
Kata Kunci:
Demam Berdarah Dengue, Analisis Kejadian, Usia, Jenis KelaminAbstrak
Penyakit berbasis lingkungan merupakan fenomena kesehatan masyarakat yang berakar pada interaksi antara individu dengan komponen lingkungan tempat tinggalnya, di mana Indonesia sebagai negara tropis menjadi kawasan endemis bagi penyakit menular yang berpotensi menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Salah satu ancaman serius adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, di mana Kota Pekanbaru mencatatkan lonjakan kasus yang signifikan dengan jumlah tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki, yaitu sebanyak 83 kasus hingga September 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis data sekunder melalui desain cross-sectional retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DBD periode Januari-September 2025 yang berjumlah 74 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penderita DBD berada pada kelompok usia anak-anak (<15 tahun) sebanyak 35 orang (47,3%) dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 47 orang (63,5%). Kasus tertinggi pada bulan Mei, dan kejadian DBD terbanyak dikelurahan Labuh Baru Timur. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi institusi kesehatan dalam menyusun strategi pencegahan dan pengendalian vektor yang lebih efektif.


