HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE  DENGAN KEJADIAN BULLYING PADA REMAJA DI SMA NEGERI 2 PEKANBARU

Penulis

  • Putri Ayu Lestari Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Eka Malfasari Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

Perundungan, Kecanduan Game Online, Remaja, Spearman Rho

Abstrak

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah menyebabkan peningkatan intensitas bermain game online di kalangan remaja. Penggunaan yang berlebihan berpotensi menyebabkan kecanduan dan berdampak pada perilaku sosial, salah satunya adalah perundungan. Perundungan merupakan masalah serius di sekolah yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan perkembangan sosial remaja. Fenomena intensitas bermain game online yang tinggi disertai dengan terus terjadinya kasus perundungan di sekolah menunjukkan kemungkinan adanya hubungan antara kedua kondisi tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dan perundungan di kalangan remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 300 siswa di SMA Negeri 2 Pekanbaru, yang dipilih menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen Gaming Addiction Scale for Adolescents (GASA) dan Olweus Bully/Victim Questionnaire – Revised (OBVQ-R). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik korelasi Spearman Rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kecanduan game online responden adalah 40,09, sedangkan skor rata-rata perilaku perundungan adalah 86,74. Berdasarkan pengujian statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,194 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan namun lemah antara kedua variabel tersebut, yang berarti semakin tinggi tingkat kecanduan game online, semakin besar kecenderungan terjadinya perundungan. Hasil ini menekankan pentingnya upaya pencegahan dan pengendalian kecanduan game online sebagai bagian dari strategi komprehensif untuk mengurangi perundungan di sekolah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13