HUBUNGAN GADGET ADIKTIF DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 70 KOTA PEKANBARU
Kata Kunci:
Gadget Adiktif, Interaksi Sosial, Anak Sekolah DasarAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar. Penggunaan gadget secara berlebihan berpotensi menimbulkan perilaku adiktif yang dapat berdampak pada penurunan kualitas interaksi sosial anak, seperti berkurangnya komunikasi langsung dan kerja sama dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gadget adiktif dengan interaksi sosial pada siswa Sekolah Dasar Negeri 70 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV, V, dan VI dengan jumlah sampel sebanyak 129 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner gadget adiktif dan kuesioner interaksi sosial. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia remaja awal sebanyak 124 orang (96,1%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 71 orang (55,0%). Tingkat gadget adiktif kategori sedang ditemukan pada 80 responden (62,0%), kategori rendah pada 41 responden (31,8%), dan kategori tinggi pada 8 responden (6,2%). Sementara itu, tingkat interaksi sosial kategori baik ditemukan pada 98 responden (76,0%) dan kategori cukup pada 31 responden (24,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara gadget adiktif dengan interaksi sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan signifikan antara tingkat gadget adiktif dengan interaksi sosial pada siswa Sekolah Dasar Negeri 70 Kota Pekanbaru (p = 0,002), di mana semakin tinggi tingkat gadget adiktif maka kecenderungan kualitas interaksi sosial siswa semakin menurun.


