ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN SLOW DEEP BREATING UNTUK MENGURANGI KECEMASAAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA KARYA INDAH

Penulis

  • Yolanda Syaputri Institut Kesehatan Payung Negeri Penulis
  • Emul Yani Institut Kesehatan Payung Negeri Penulis
  • Dendy Kharisna Institut Kesehatan Payung Negeri Penulis
  • Ifon Driposwana Putra Institut Kesehatan Payung Negeri Penulis

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Kecemasan, Relaksasi Napas Dalam

Abstrak

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan masalah psikologis, salah satunya kecemasan. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kestabilan kadar glukosa darah dan menurunkan kualitas hidup penderita. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik slow deep breathing. Tujuan Karya ilmiah berbasis Evidence Based Practice ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan dengan pemberian slow deep breathing dalam mengurangi kecemasan pada penderita diabetes melitus di Desa Karya Indah Kampar. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek terdiri dari dua pasien diabetes melitus yang mengalami kecemasan dan dipilih secara purposive sampling. Intervensi slow deep breathing dilakukan selama tiga hari dengan frekuensi 5–10 kali per sesi setiap hari. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada kedua pasien, ditandai dengan penurunan skor ZSAS, berkurangnya perilaku gelisah, meningkatnya rasa rileks, serta membaiknya pola tidur dan konsentrasi pasien Ny. D dengan hasil pre-test 61 (kecemasan berat) dan post-test 36 (kecemasan ringan), Pada Tn. H dengan hasil pre-test 62 (kecemasan berat) dan post-test 33 (kecemasan ringan). Kesimpulan dari karya ilmiah ini adalah penerapan slow deep breathing efektif dalam menurunkan kecemasan pada penderita diabetes melitus dan dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis berbasis evidence

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13