PENGARUH TERAPI TAWA TERHADAP KESEPIAN PADA LANSIA DI UPT PSTW KHUSNUL KHOTIMAH DINAS SOSIAL RIAU

Penulis

  • Nurul Husna Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Yureya Nita Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Dendy Kharisna Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis
  • Afrida Sriyani H Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

Terapi Tawa, Kesepian, Lansia, Panti Sosial

Abstrak

Kesepian merupakan salah satu permasalahan psikososial yang sering dialami oleh lansia, khususnya lansia yang tinggal di panti sosial. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, seperti depresi, gangguan tidur, serta penurunan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kesepian pada lansia adalah terapi tawa, karena mampu menciptakan perasaan rileks, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tawa terhadap tingkat kesepian pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 - 23 Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 66 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kesepian menggunakan UCLA Loneliness Scale. Sebelum diberikan terapi tawa, terlebih dahulu dilakukan pengukuran tingkat kesepian (pretest), kemudian diberikan intervensi terapi tawa selama 20–30 menit sesuai prosedur, dan selanjutnya dilakukan pengukuran kembali tingkat kesepian (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terdapat perbedaan yang bermakna antara skor kesepian sebelum dan sesudah diberikan terapi tawa dengan nilai p value = 0,001. Selain itu, hasil analisis pada kelompok kontrol juga menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest dengan nilai p value = 0,001. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi tawa berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia dan efektif sebagai intervensi nonfarmakologis. Terapi tawa dapat direkomendasikan sebagai kegiatan rutin di panti sosial untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental lansia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13