ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA KLIEN KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING DI DESA KARYA INDAH KECAMATAN TAPUNG
Kata Kunci:
Diabetes Melitus, Ansietas, Slow Deep Breathing, Evidence Based PracticeAbstrak
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Penyakit kronis ini tidak hanya menimbulkan gangguan fisik, tetapi juga dampak psikologis berupa kecemasan akibat kekhawatiran terhadap komplikasi dan ketergantungan terapi jangka panjang. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi fisiologis pasien serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik relaksasi Slow Deep Breathing (SDB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Slow Deep Breathing dalam menurunkan kecemasan pada pasien Diabetes Melitus di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif berbasis Evidence Based Practice dengan desain one group pre–post test. Subjek penelitian sebanyak dua pasien DM dengan tingkat kecemasan ringan–sedang. Pengukuran dilakukan menggunakan indikator Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan frekuensi dua kali sehari selama 10–15 menit. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan secara ringan pada kedua pasien, ditandai dengan perbaikan pola napas, berkurangnya gelisah, dan meningkatnya kemampuan relaksasi. Meskipun belum sepenuhnya mengatasi kecemasan, teknik SDB terbukti memberikan efek menenangkan dan dapat digunakan sebagai intervensi pendukung dalam asuhan keperawatan jiwa pada pasien DM.


