STUDI KASUS PENERAPAN SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP KESTABILAN GULA DARAH PADA GERONTIK DM TIPE II DI DUSUN PASUTAN TRIRENGGO BANTUL YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Kadar Gula Darah, Senam Kaki Diabetik, Diabetes MelitusAbstrak
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penatalaksanaan DM sebaiknya mencakup olahraga serta pengaturan pola makan. Pengobatan DM dapat dilakukan secara farmakologis maupun non farmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis adalah senam kaki diabetik, yang berfungsi memperbaiki sirkulasi darah sehingga dapat menurunkan kadar gula darah sekaligus mencegah terjadinya luka pada penderita. Tujuan: Mengetahui manfaat senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 di dusun Pasutan, Trirenggo Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen penelitian berupa asuhan keperawatan pada gerontik, SOP senam kaki diabetes. Studi kasus dilakukan pada 1 responden dengan penyajian data secara naratif. Pengukuran gula darah dilakukan sebelum dan sesudah senam kaki, yang diberikan sebanyak 3 kali dalam 1 minggu Hasil: Responden menunjukkan kadar gula darah stabil 200 mg/dl setelah melakukan senam kaki diabetic, kesemutan berkurang Kesimpulan: Senam kaki diabetik terbukti bermanfaat dalam menstabilkan kadar gula darah serta mengurangi keluhan kesematan pada kaki pada penderita DM tipe 2.


