GAMBARAN KESIAPAN PEMBELAJARAN KLINIK PADA MAHASISWA TINGKAT 2 SARJANA KEPERAWATAN INSTITUT KESEHATAN PAYUNG NEGERIPEKANBARU
Kata Kunci:
Kesiapan Klinik, Pembelajaran Klinik, Mahasiswa KeperawatanAbstrak
Pembelajaran klinik merupakan bagian penting dalam pendidikan keperawatan karena menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik langsung di lapangan. Kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pembelajaran klinik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran serta pencapaian kompetensi profesional sebagai perawat. Mahasiswa yang memiliki kesiapan yang baik akan lebih mampu beradaptasi dengan lingkungan klinik, memahami kondisi pasien, serta melaksanakan tindakan keperawatan sesuai dengan standar praktik keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan pembelajaran klinik pada mahasiswa tingkat II Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 mahasiswa yang dipilih sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kesiapan pembelajaran klinik yang terdiri dari 10 item pertanyaan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase kesiapan mahasiswa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori siap mengikuti pembelajaran klinik yaitu sebanyak 44 mahasiswa (73,3%), sedangkan sebanyak 16 mahasiswa (26,7%) berada dalam kategori tidak siap mengikuti pembelajaran klinik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa tingkat II Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru telah memiliki kesiapan dalam menghadapi pembelajaran klinik. Namun demikian, masih terdapat sebagian mahasiswa yang belum siap sehingga diperlukan pembekalan pra-klinik yang lebih optimal untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam praktik klinik.


