ANALISIS KANDUNGAN METHANYL YELLOW PADA NASI KUNING DI KECAMATAN TUMINTING MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT)

Penulis

  • Washek Kurniawan Universitas Muhammadiyah Manado Penulis
  • Muh. Hidayat Universitas Muhammadiyah Manado Penulis
  • M. Fathurrachman Mantali Universitas Muhammadiyah Manado Penulis

Kata Kunci:

Methanyl yellow, Nasi Kuning, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Nilai Rf, Kurkumin, Pewarna Pangan, Kecamatan Tuminting

Abstrak

Penelitian ini menganalisis keberadaan pewarna terlarang methanyl yellow pada nasi kuning di Kecamatan Tuminting menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Tujuan penelitian adalah mendeteksi methanyl yellow dan membandingkan nilai Rf sampel dengan standar untuk menilai kemungkinan penyalahgunaan pewarna sintetis. Sepuluh sampel diambil secara quota sampling; preparasi sampel meliputi ekstraksi dengan amonia 2% dalam etanol 70% dan penguapan filtrat menjadi larutan pekat. Pelat KLT berbasis silika gel dikembangkan menggunakan eluen n-butanol:asam asetat glasial:aquadest (8:1:1) dan dianalisis di bawah sinar UV. Nilai Rf standar methanyl yellow adalah 0,78. Empat sampel menunjukkan bercak dengan nilai Rf berturut-turut 0,80; 0,80; 0,85; dan 0,83, namun nilai tersebut lebih konsisten dengan rentang Rf kurkumin 0,82–0,84. Data KLT dikombinasikan dengan uji organoleptik yang mendukung penggunaan kunyit. Kesimpulannya, tidak ditemukan bukti kuat methanyl yellow pada sampel; verifikasi definitif disarankan menggunakan HPLC atau spektrometri. Temuan ini menunjukkan praktik tradisional dalam pewarnaan makanan pada wilayah serta menjadi dasar pengawasan pangan setempat

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-13