TINDAKAN INTERVENSI NYERI DENGAN TEKNIK CAUDA EPIDURAL STEROID INJEKSI MEMBANTU MENAGANI NYERI PUNGGUNG KRONIS AKIBAT CANAL STENOSIS LUMBALIS DI BRAIN CENTER NEUROLOGI RSUP DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASAR

Penulis

  • Daniel Siagian Universitas Hasanuddin Penulis
  • Herdy Johanes Universitas Hasanuddin Penulis
  • Achmad Harun Muchsin Universitas Hasanuddin Penulis
  • Audry Devisanty Wuysang Universitas Hasanuddin Penulis

Kata Kunci:

Tindakan Intervensi Nyeri, Cauda Epidural Steroid Injeksi, Nyeri Tulang Belakang Kronik, Canal Stenosis Spinalis

Abstrak

Pendahuluan: Nyeri adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Menurut Association for Study of Pain (IASP) nyeri diartikan sebagai pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan terkait dengan, atau mirip dengan, kerusakan jaringan aktual atau potensial. Nyeri punggung bawah merupakan suatu masalah yang paling umum terjadi dimasyarakat dan menjadi penyebab tersering terjadinya disabilitas. IPM (intervensi Pain Management) dilakukan dengan menerapkan teknik intervensi untuk menangani nyeri yang bersifat subakut, kronis, persisten, hingga sulit diatasi. Salah satu pemilihan tindakan management intervensi nyeri pada kasus nyeri punggung bawah adalah Cauda Epidural Steroid Injeksi (CESI). Injeksi kaudal epidural ini merupakan tindakan diagnostik, prognostik, dan terapi nyeri pada daerah lumbal, Pelvis dan ektremitas bawah.Laporan kasus: Seorang perempuan, 32 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang yang hilang timbul sejak 3 bulan terakhir. Sejak 4 tahun, yang lalu pasien telah didiagnosis mengalami nyeri punggung yang tidak spesifik akibat dari penjepitan pada saraf tulang duduk . Sejak 1 bulan terakir, nyeri punggung dirasakan semakin memberat dan tidak membaik walaupun pasien meminum obat anti nyeri dari dokter dan pasien mulai sulit untuk beraktifitas seperti duduk, jongkok, dan tangan tidak bisa menyentuh kaki saat membungkuk. Nyeri dikatakan seperti tertekan dan menjalar dari pinggang kanan dan paha kanan bagian belakang. Nyeri diperberat apabila pasien berdiri lama dan duduk lama nyeri berkurang apabila pasien tidur terlentang. Keluhan disertai juga kesemutan pada daerah paha kanan menjalar jari-jari kaki kanan dirasakan apabila pasien beraktifitas seperti berdiri lama dan duduk lama. Keluhan membaik apabila pasien meminum obat anti nyeri. Sebelum tindakan Numeric Rating Scale (NRS) didapatkan 6 dari skala 10 untuk nyeri punggung bawah . Pasien kemudian diberikan tindakan Itervensi pain management dengan teknik Cauda epidural steroid injeksion kemudian diobservasi selama 5 menit. NRS pasien setelah tindakan didapatkan 2 dari skala 10. Diskusi: Pasien dengan nyeri punggung bawah, memberikan keluhan gejala radikulopati dengan hasil penunjang adanya penjepitan saraf akibat adanya canal stenosis hal ini dapat dipilih penangan Dengan teknik IPM CESI yang dapat memberikan proteksi nyeri 12 sampai 24 bulan tergantung dari aktivitas dan postur tubuh pasien. Hal ini sesuai pada beberapa literatur Untuk penanganan nyeri radikular akibat herniasi atau canal stenosis kronis memberikan hasil yang baik dengan penggunaan steroid yang dikombinasikan dengan anasetsi lokal. teknik IPM CESI memberikan hasil yang baik terhdap kasus stenosis pada tingkat lumbalis dan sakrum serta pada gangguan radikulopati lumbalis. Kesimpulan: Penanganan kasus Nyeri punggung bawah kronis akibat adanya canal stenosis yang menyebabkan adanya keluhan radikulopati sangat baik dilakukan dengan tindakan Cauda Epidural Steroid injeksi. Keberhasilan tindakan ini tidaklah terbatas setelah pemberian tindakan intervensi tersebut namun juga tergantung pada pola hidup dari pasien tersebut

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-13