INTEGRATED BRANDING KAMPUNG OLAHAN SINGKONG MELALUI VISUAL DAN INOVASI UMKM DI KELURAHAN DUKUH MENANGGAL
Kata Kunci:
Branding, Singkong, UMKM, Inovasi, KampungAbstrak
Pembangunan wilayah berbasis potensi lokal krusial untuk kemandirian ekonomi dan penguatan identitas sosial. Penelitian ini berfokus pada Kelurahan Dukuh Menanggal, Surabaya, yang memiliki potensi olahan singkong namun menghadapi tantangan dalam pemasaran, pengemasan, dan narasi visual. Tujuan utama penelitian ini adalah memperkuat identitas visual kampung dan mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui integrated branding produk olahan singkong. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research, melibatkan observasi langsung, wawancara, dan fokus grup diskusi. Kegiatan dilakukan selama tiga minggu pada Juli 2025, mencakup identifikasi masalah, perumusan strategi, serta implementasi. Hasilnya menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan logo dan kemasan produk "SHIMMER" yang menarik, mural tematik singkong sebagai penguat visual kampung, dan pelatihan inovasi olahan singkong yang meningkatkan kapasitas UMKM. Program ini terbukti meningkatkan minat konsumen, kepercayaan diri pelaku usaha, kebanggaan warga, dan potensi wisata kampung. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pendekatan branding terintegrasi secara signifikan meningkatkan nilai jual produk lokal, memperkuat identitas kampung, dan membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.


