ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN SYARIAH MASYARAKAT JORONG LUBUK TARANTANG KEC. KAMANG BARU, KAB. SIJUNJUNG, PROVINSI SUMATERA BARAT

Penulis

  • Alifia Khairunnisa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Rusydi Fauzan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Novera Martilova UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Rahmi Isriani UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Literasi Keuangan Syariah, Keuangan Pribadi, Riba, Pembiayaan Syariah, Investasi Syariah, Asuransi Syariah

Abstrak

Latar belakang penelitian ini Adalah Tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Jorong Lubuk Tarantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah dengan meninjau empat aspek utama, yaitu pengetahuan dasar keuangan syariah, tabungan dan pembiayaan syariah, asuransi syariah, serta investasi syariah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui field research, dengan pengumpulan data primer dari wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumen resmi dan literatur pendukung. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,33% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, 28,67% sedang, dan hanya 10% tinggi. Temuan ini menggambarkan bahwa masyarakat masih kurang memahami konsep, produk, dan akad dalam sistem keuangan syariah. Kondisi yang sama berlaku untuk tabungan dan pembiayaan syariah, di mana 76% informan berada pada kategori rendah, 21,33% sedang, dan hanya 2,66% tinggi, menunjukkan bahwa masyarakat kurang memahami akad-akad syariah serta prinsip hasilnya. Pada sisi lain, tingkat pemahaman masyarakat tentang asuransi syariah lebih baik, dengan 52% kategori rendah, 35,33% kategori sedang, dan 12,67% kategori tinggi. Namun, sebagian besar orang masih belum memahami secara menyeluruh. Dalam aspek investasi syariah, jawaban informan menunjukkan peningkatan pemahaman dengan 48% kategori rendah, 42% kategori sedang, dan 10% kategori tinggi. Ini menunjukkan bahwa, meskipun pengetahuan dasar masih terbatas, masyarakat mulai menyadari pentingnya investasi syariah

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-13