MONOPOLI JALUR LOGISTIK: PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT DALAM JASA ANGKUTAN BATU BARA DI LINTASAN NASIONAL PROVINSI JAMBI

Penulis

  • Cindy Wasty Simangunsong Universitas Jambi Penulis
  • Helen Pandiangan Universitas Jambi Penulis
  • Yesica Sridewi Silitonga Universitas Jambi Penulis
  • Fadilla Ulfah Universitas Jambi Penulis
  • Ahmad Soleh Universitas Jambi Penulis

Kata Kunci:

Pertambangan Batubara, Eksternalitas Negatif, Infrastruktur Jalan, Persaingan Usaha Tidak Adil, Undang-Undang No. 5 Tahun 1999, Provinsi Jambi

Abstrak

Studi ini menganalisis kompleksitas aktivitas logistik pertambangan batubara di Provinsi Jambi, yang memicu eksternalitas negatif pada infrastruktur jalan dan stabilitas sosial-ekonomi. Meskipun sektor pertambangan memberikan kontribusi signifikan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Jambi sebesar Rp 50 miliar per tahun dan menyediakan lapangan kerja, terdapat paradoks dalam tata kelolanya yang telah menyebabkan kerusakan jalan yang masif sejak tahun 2009 karena beban kendaraan yang jauh melebihi kapasitas jalan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, studi ini menyoroti indikasi persaingan usaha yang tidak adil berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, di mana sektor pertambangan menikmati fasilitas publik tanpa kompensasi yang sebanding atas kerusakan, sehingga merugikan sektor ekonomi lainnya. Analisis menggunakan prinsip aturan akal sehat menunjukkan perlunya penguatan peran KPPU (Komisi Pengawasan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan pengembangan jalur logistik khusus untuk memisahkan transportasi industri dari akses publik. Hasil studi merekomendasikan strategi manajemen terpadu yang memprioritaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk melindungi hak mobilitas masyarakat dan memastikan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi di Provinsi Jambi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13