SENAM KAKI DIABETES PADA PROLANIS DI DESA TUMBUR PUSKESMAS LORULUN
Kata Kunci:
Latihan Kaki Diabetes dan PencegahanAbstrak
Diabetes melitus, atau lebih dikenal sebagai diabetes, adalah penyakit kronis yang semakin mengkhawatirkan di era modern ini. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes melitus adalah kondisi di mana kadar gula darah seseorang meningkat secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh gangguan produksi insulin dalam tubuh atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif. 1. Menggunakan Metode USG (Urgensi, Keseriusan, Pertumbuhan) Metode USG (Urgensi, Keseriusan, Pertumbuhan) adalah metode untuk menentukan urutan prioritas masalah atau isu berdasarkan tiga kriteria: U (Urgensi): Tingkat urgensi, yaitu seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dalam kaitannya dengan waktu yang tersedia. S (Keseriusan): Tingkat keseriusan, yaitu seberapa serius isu tersebut perlu dibahas karena memiliki konsekuensi jika tidak ditangani atau jika pekerjaan ditunda. G (Pertumbuhan): Tingkat pertumbuhan, yaitu seberapa besar kemungkinan isu tersebut akan memburuk jika tidak segera ditangani. 2. Menggunakan Hasil Analisis SWOT Menggunakan metode USG: 1. Tingkat pengetahuan Prolanis tentang pola makan tidak sehat yang dapat mempengaruhi Diabetes 2. Riwayat keturunan yang dapat menyebabkan diabetes 3. Usia yang dapat menyebabkan diabetes 4. Merokok yang dapat menyebabkan diabetes 5. Obesitas yang dapat menyebabkan diabetes Hasil Menggunakan Analisis SWOT: Dari perhitungan nilai setiap faktor internal yang meliputi kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal yang meliputi peluang dan ancaman, nilai akhir S - W adalah 0,6 dan nilai O - T adalah 1. Kesimpulan: Diabetes melitus, atau lebih dikenal sebagai diabetes, adalah salah satu penyakit kronis yang semakin mengkhawatirkan di era modern ini. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes melitus adalah suatu kondisi di mana kadar gula darah seseorang meningkat secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh gangguan produksi insulin oleh tubuh atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif. Saran: Untuk Perawat Prolanis dapat memberikan latihan kaki diabetes secara teratur kepada Prolanis pada setiap pertemuan Prolanis. Bagi pasien, latihan kaki dapat bermanfaat, terutama bagi pasien yang kaki dan jari kakinya kaku, sehingga mereka dapat terus melakukan latihan kaki diabetes secara mandiri di rumah.


