PENGARUH PERBEDAAN PELARUT DAN LAMA WAKTU MASERASI TERHADAP KANDUNGAN ANTOSIANIN DARI BUAH SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Penulis

  • Salma Alviyah Universitas Singaperbangsa Karawang Penulis
  • Dia Septiani Universitas Singaperbangsa Karawang Penulis

Kata Kunci:

Pelarut, Maserasi, Buah, Antosianin, Antioksidan

Abstrak

Antosianin merupakan salah satu metabolit sekunder golongan flavonoid. Kandungan antosianin dapat dianalsis kadarnya dalam buah-buahan dan sayur-sayuran yang berguna sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Kandungan antosianin dari buah dapat diketahui dengan melakukan ekstraksi dan ditentukan menggunakan spektrofotometer. Buah dapat diekstraksi menggunakan metode maserasi. Pelarut-pelarut polar seperti etanol, metanol, aquades atau air dapat digunakan untuk melarutkan antosianin karena bersifat polar serta dengan adanya penambahan asam. Penulisan review artikel ini adalah untuk menganalisis pengaruh perbedaan pelarut dan lama waktu maserasi terhadap kandungan antosianin dari buah sebagai antioksidan dengan melakukan kajian dari beberapa artikel relevan yang dikumpulkan secara sistematis. Adanya pengaruh perbedaan rasio pelarut dan penambahan asam seperti asam sitrat, asam asetat dan HCl pada konsentrasi yang berbeda mempengaruhi nilai kadar total antosianin dan ekstrak pigmen antosianin dalam buah. Lama waktu ekstraksi yang lebih lama berpengaruh pada nilai absorbansi terhadap kandungan antosianin yang semakin tinggi

Diterbitkan

2025-04-13