STOP SEKS BEBAS ! SAATNYA REMAJA HIDUP SEHAT DAN BERMARTABAT: EDUKASI PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TERHADAP RISIKO SEKS BEBAS DAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI SMK MIGAS BALIKPAPAN
Kata Kunci:
Remaja, Seks Bebas, Edukasi Kesehatan, Penyakit Menular Seksual, PencegahanAbstrak
Latar Belakang: Perilaku seks bebas pada remaja meningkat dan berisiko menimbulkan penyakit menular seksual (PMS) serta kehamilan tidak diinginkan. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi menjadi salah satu faktor utama. Tujuan: Memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran remaja SMK Migas Balikpapan mengenai risiko seks bebas dan PMS melalui media edukasi dan konseling interaktif. Metode: Kegiatan ini menggunakan desain pengabdian masyarakat dengan partisipasi 20 siswa kelas X–XII. Pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: (1) persiapan, meliputi koordinasi dengan sekolah, survei awal, dan pembuatan media edukasi; (2) penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan role-play penolakan perilaku seks bebas; (3) evaluasi, berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Pre-test menunjukkan 60% peserta memiliki pengetahuan rendah mengenai seks bebas dan PMS. Setelah intervensi edukatif, post-test menunjukkan seluruh peserta (100%) memiliki pengetahuan kategori baik. Nilai rata-rata meningkat dari 55,5% menjadi 92,5 % dengan standar deviasi menurun dari 15,42 menjadi 7,12 menunjukkan penyebaran pengetahuan peserta menjadi lebih seragam. Kesimpulan: Edukasi dan konseling berbasis media leaflet serta diskusi interaktif efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap risiko seks bebas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembentukan perilaku hidup sehat, bermoral, dan bertanggung jawab pada remaja.


