PENGARUH HAND HELD FAN THERAPY TERHADAP SESAK NAPAS PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUANG RAWAT INAP JANTUNG RSUD RADEN MATTAHER JAMBI
Kata Kunci:
Congestive Heart Failure (CHF), Hand Held Fan Therapy, Sesak NapasAbstrak
Congestive heart failure (CHF) merupakan salah satu penyakit kronis dengan angka mortalitas yang tinggi yaitu mencapai 5,1% dari total kematian penyakit kardiovaskuler. Salah satu manifestasi klinis yang paling banyak dialami oleh pasien CHF yaitu sesak napas. Adapun salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi untuk mengurangi sesak napas yaitu dengan hand held fan therapy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari hand held fan therapy terhadap sesak napas yang dialami pasien CHF. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasien dan analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari pemberian terapi dengan nilai p-value 0.001 pada pengukuran SpO₂, 0.001 pada pengukuran frekuensi pernapasan dan 0.001 pada pengukuran skala sesak napas menggunakan numeric rating scale (NRS). Hal ini menunjukkan bahwa 0.001 (< 0.05) yang membuktikan bahwa hand held fan therapy efektif menurunkan tingkat sesak napas pada pasien CHF. Diharapkan terapi ini dapat diterapkan secara mandiri oleh pasien dan keluarga dalam mengurangi sesak napas yang dialami oleh pasien. Selain itu, terapi ini juga dapat dijadikan terapi nonfarmakologis di Rumah Sakit dalam manajemen sesak napas.


