LITERASI KEUANGAN DIGITAL, POLA PENGELUARAN KONSUMEN, DAN PENGGUNAAN BERULANG APLIKASI E-WALLET: INTEGRATIVE LITERATURE REVIEW

Penulis

  • Dyah Ayu Saraswati Universitas Muhammadiyah Karanganyar Penulis
  • Hasni Dyah Kurniawati Universitas Muhammadiyah Karanganyar Penulis

Kata Kunci:

E-Wallet, Literasi Keuangan Digital, Gen Z, Mahasiswa, Perilaku Konsumen, Expectation-Confirmation Model, Theory Of Planned Behavior, Behavioral Economics

Abstrak

Perkembangan ekonomi digital telah mengubah pola transaksi dan pengelolaan keuangan masyarakat, salah satunya melalui penggunaan e-wallet sebagai instrumen pembayaran digital. Kemudahan transaksi, promosi, serta fitur aplikasi mendorong peningkatan penggunaan e- wallet, khususnya pada kelompok Generasi Z dan mahasiswa. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi memengaruhi pola pengeluaran, perilaku konsumtif, dan keputusan keuangan apabila tidak diimbangi dengan literasi keuangan digital dan kontrol perilaku yang memadai. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara literasi keuangan digital, perilaku konsumen, pengalaman penggunaan, dan kecenderungan penggunaan e-wallet secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian terdahulu mengenai penggunaan e-wallet pada Gen Z dan mahasiswa, mengidentifikasi pola pengeluaran konsumen dalam penggunaan pembayaran digital, serta mengevaluasi research gap yang berkaitan dengan literasi keuangan digital, kontrol perilaku, dan penggunaan berulang e-wallet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Integrative Literature Review (ILR). Literatur diperoleh melalui beberapa basis data, yaitu Google Scholar, Scopus/ScienceDirect, Garuda, dan SINTA. Proses seleksi dilakukan secara bertahap melalui identifikasi, eliminasi duplikasi, screening judul dan abstrak, penilaian teks lengkap, critical appraisal, dan ekstraksi data. Analisis dilakukan menggunakan Thematic Analysis melalui tahap familiarisasi data, pengodean, kategorisasi tema, sintesis tematik, dan penarikan kesimpulan. Dalam proses pengodean, penelitian mengintegrasikan perspektif Expectation-Confirmation Model (ECM), Theory of Planned Behavior (TPB), dan Behavioral Economics. Hasil sintesis menunjukkan tiga tema utama. Pertama, literasi keuangan digital berperan sebagai kontrol kognitif yang dapat membantu individu memahami konsekuensi transaksi dan mengendalikan keputusan pengeluaran. Namun, tingkat pengetahuan keuangan tidak selalu secara otomatis menghasilkan perilaku keuangan yang disiplin. Kedua, kemudahan transaksi, fitur aplikasi, promosi, dan stimulus digital dapat meningkatkan intensitas penggunaan e-wallet serta mendorong perubahan pola konsumsi. Ketiga, faktor psikologis dan perilaku seperti self-control, mental accounting, present bias, serta pengalaman penggunaan berperan dalam menjelaskan keputusan keuangan dan kecenderungan penggunaan berulang. Temuan literatur juga menunjukkan adanya hasil yang beragam mengenai kemampuan literasi keuangan dalam menekan perilaku konsumtif, sehingga diperlukan integrasi antara faktor kognitif, perilaku, teknologi, dan pengalaman pasca-adopsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku penggunaan e-wallet pada Gen Z dan mahasiswa tidak dapat dijelaskan hanya melalui faktor teknologi atau literasi keuangan secara terpisah. Integrasi ECM, TPB, dan Behavioral Economics memberikan kerangka yang lebih komprehensif untuk menjelaskan hubungan antara pengalaman penggunaan, kontrol perilaku, literasi keuangan digital, stimulus aplikasi, dan perilaku pengeluaran. Hasil penelitian memberikan implikasi bagi mahasiswa dan Gen Z untuk meningkatkan pengelolaan keuangan digital, bagi regulator dalam memperkuat edukasi dan perlindungan konsumen, serta bagi penyedia e-wallet untuk mengembangkan fitur yang mendukung penggunaan yang sehat dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-13