THE EFFECT OF DISH SOAP WASTEWATER ON THE GROWTH AND PHYSIOLOGICAL RESPONSE OF AQUATIC PLANTS
Kata Kunci:
Air Limbah Sabun Cuci Piring, Tumbuhan Air, Respons Fisiologis, Fitoremediasi, Pencemaran LingkunganAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh air limbah sabun cuci piring terhadap pertumbuhan dan respons fisiologis tumbuhan akuatik. Desain kuantitatif kuasi eksperimental digunakan, melibatkan tiga spesies tumbuhan: Ipomoea aquatica (kangkung air), Eichhornia crassipes (eceng gondok), dan Sansevieria trifasciata (lidah buaya). Setiap spesies terpapar larutan yang mengandung 16 g/L air limbah sabun cuci piring selama empat hari, dan perubahan pH, warna daun, dan biomassa diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ipomoea aquatica mengalami stres paling parah, dengan penurunan pH air dan berat tanaman yang signifikan, sementara Epomoea crassipes menunjukkan toleransi sedang dan Spomoea trifasciata sebagian besar tidak terpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa surfaktan dan fosfat dalam cairan pencuci piring dapat mengganggu fungsi fisiologis seperti penyerapan nutrisi dan fotosintesis. Penelitian ini menyoroti risiko ekologis limbah deterjen rumah tangga dan menyarankan bahwa tumbuhan resisten seperti Spomoea trifasciata dapat digunakan untuk fitoremediasi. Meningkatkan kesadaran publik dan mempromosikan produk pembersih ramah lingkungan sangat penting untuk mengurangi kontribusi rumah tangga terhadap pencemaran air.


