PENGARUH BUDAYA MATRILINEAL TERHADAP POLA PIKIR MUFASSIR MINANGKABAU DALAM MENAFSIRKAN AL-QUR’AN: STUDI ATAS PENAFSIRAN MAHMUD YUNUS
Kata Kunci:
Tafsir, Mahmud Yunus, Matrilineal, Minangkabau, Budaya Lokal, Gender, Islam NusantaraAbstrak
Studi ini mengkaji pengaruh budaya lokal Minangkabau yang bersifat matrilineal terhadap pola pikir Mahmud Yunus sebagai mufassir asal Minangkabau dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Fokus kajian ini berada pada bagaimana nilai-nilai budaya lokal turut memberi corak khas dalam pendekatan, pemilihan tema, dan metode interpretasi ayat. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap karya tafsir Mahmud Yunus, yaitu Tafsir Qur’an al-Karim. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya matrilineal Minangkabau memengaruhi tafsir Mahmud Yunus terutama dalam hal peran perempuan, struktur keluarga, dan musyawarah. Penafsiran Mahmud Yunus menunjukkan sintesis antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar syariat. Temuan ini mengafirmasi pentingnya pendekatan lokalitas dalam studi tafsir kontemporer.


