ANALISIS KINERJA JARINGAN HOTSPOT BERBASIS MODEM GSM DI DAERAH PEDESAAN KABUPATEN ALOR
Kata Kunci:
Kabupaten Alor, Hotspot , Modem GSM, Pedesaan, QoSAbstrak
Akses internet merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Waisika, Kabupaten Alor, yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan dan analisis kinerja jaringan hotspot berbasis modem Global System for Mobile Communication (GSM) sebagai alternatif sumber akses internet yang terjangkau dan mudah diimplementasikan di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan jaringan dengan mengukur parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengujian langsung di lapangan menggunakan aplikasi Speedtest dan Wireshark berdasarkan standar International Telecommunication Union – Telecommunication Standardization Sector (ITU-T) dan Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks (TIPHON). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan konfigurasi jaringan, nilai throughput yang diperoleh sebesar 8,9 Mbps (download) dan 2,2 Mbps (upload) dengan delay 252 ms, jitter 23 ms, serta packet loss berada pada kategori sedang. Setelah dilakukan konfigurasi jaringan dan penggunaan antena penguat sinyal, kinerja jaringan mengalami peningkatan dengan throughput 24,3 Mbps (download) dan 18,4 Mbps (upload), delay 64 ms, jitter 9 ms, serta packet loss mendekati 0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa jaringan hotspot berbasis modem GSM yang dikembangkan mampu meningkatkan kualitas layanan jaringan dan dapat menjadi alternatif solusi penyediaan akses internet di wilayah pedesaan Kabupaten Alor.


