OPTIMALISASI PERENCANAAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE MRP (MATERIAL REQUIRMENT PLANNING) UNTUK MENGURANGI KETERLAMBATAN PENGIRIMAN DI INDUSTRI FLEXIBLE PACKAGING

Penulis

  • Amar Koswara Universitas Pelita Bangsa Penulis
  • Arviita Emarilis Intani Universitas Pelita Bangsa Penulis
  • Dodit Ardiatama Universitas Pelita Bangsa Penulis

Kata Kunci:

Material Requirement Planning (MRP), Flexible Packaging, Keterlambatan Pengiriman, Lot Sizing, On-Time Delivery

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) dalam mengurangi keterlambatan pengiriman pada perusahaan industri flexible packaging. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah sering terjadinya keterlambatan pengiriman akibat sistem perencanaan produksi dan kebutuhan material yang masih dilakukan secara manual serta belum terintegrasi dengan jadwal produksi dan permintaan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui pengumpulan data permintaan produk, Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), data persediaan, serta data pengiriman selama periode Januari–Oktober 2024. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan analisis peramalan menggunakan Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Smoothing, serta perbandingan teknik lot sizing Economic Order Quantity (EOQ), Periodic Order Quantity (POQ), dan Lot for Lot (LFL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Exponential Smoothing menghasilkan peramalan permintaan sebesar 5.820 roll dan menjadi dasar penyusunan MPS sebesar 6.100 roll. Berdasarkan hasil perhitungan MRP, kebutuhan bersih material OPP Film sebesar 5.705 kg dengan waktu pemesanan dua minggu sebelum produksi. Dari ketiga metode lot sizing yang dianalisis, metode Lot for Lot (LFL) dinilai paling sesuai karena mampu menyesuaikan jumlah pemesanan dengan kebutuhan aktual produksi sehingga lebih efektif untuk sistem make to order. Penerapan MRP terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahaan, ditunjukkan dengan peningkatan On-Time Delivery (OTD) dari 78% menjadi 92%, penurunan lead time produksi dari 14 hari menjadi 9 hari, serta penurunan jumlah order terlambat dari 22 order menjadi 8 order. Dengan demikian, penerapan metode MRP dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan perencanaan kebutuhan material, meningkatkan efisiensi produksi, dan mengurangi keterlambatan pengiriman produk kepada pelanggan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-13