POlA KOMUNIKASI GURU DALAM MEMBANGUN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN SHARIF HIDAYATULLAH KOTA KEDIRI
Kata Kunci:
Pembangunan Akhlak, Akhlak Santri, Pola Komunikasi GuruAbstrak
Di pondok pesantren, santri dibekali dengan pembelajaran, berkaitan dengan pembelajaran pondok, namun dimana santri ada perubahan dalam bersikap terdahap guru, yaitu tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan, sering ngomongin guru/uztad di belakang, mengabaikan guru saat pembelajaran, namun itu bukan sikap santri yang semestinya. Pondok Pesantren Sharif Hidayatullah Kota Kediri adalah pondok yang berbasis modern. Pondok pesantren mepelajarin mengkaji teknologi literature online tahrij hadist, Tahsin, Bahasa Arab, juga kitab kuning, dan terdapat upaya santri memiliki pengetahuan yang lebih mandalam, mempelajari akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Probelmatika dalam Membagun Akhlak Santri di Pondok Pesantren Sharif Hidayatullah Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di pondok Pesantren Sharif Hidayatullah Ma’had 1, Kota Kediri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Proses penanaman akhlak santri diwujudkan melalui integrasi kegiatan keagamaan. Penanaman akhlak sosial santri diwujudkan melalui pembiasaan tanggung jawab kebersihan dan kerja sama. Dalam melaksanakan komunikasi, guru secara konsisten menunjukan perilaku akhlak yang baik, perilaku positif ini akan diamati dan ditiru oleh santri, sehingga berfungsi sebagian dari proses pembentukan akhlak. Interaksi terbuka antara guru dan santri menjadi sarana untuk penanaman akhlak. Kualitas akhlak santri saat ini dinilai mengalami penurunan dan dinggap tidak sesuai dengn standar. Penurunan ini dipicu oleh pemikiran kritis berlebihan dari santri mahasiswa yang tidak dikontrol dengan baik, berpontensi melanggar adab kesopanan terhadap guru.


