PENGASUHAN DIGITAL BERBASIS NILAI ISLAM DALAM MEMBENTUK RESILIENSI KELUARGA

Penulis

  • Siti Asmonah Universitas Islam Sultan Agung Penulis
  • Hidayatus Sholihah Universitas Islam Sultan Agung Penulis
  • Agus Hermana Universitas Islam Sultan Agung Penulis
  • Mustain Universitas Islam Sultan Agung Penulis
  • Sudirman Universitas Islam Sultan Agung Penulis

Kata Kunci:

Pengasuhan Digital, Nilai Islam, Literasi Digital, Resiliensi Keluarga, Parenting

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengasuhan digital berbasis nilai Islam dalam keluarga serta implikasinya terhadap pembentukan karakter dan resiliensi anak di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap lima keluarga yang memiliki latar belakang religius dan keberhasilan dalam mendidik anak di tengah perkembangan teknologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara induktif melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gawai dipersepsikan sebagai instrumen netral yang kebermanfaatannya sangat ditentukan oleh nilai, kontrol diri, dan bimbingan orang tua. Pola pengasuhan yang efektif ditandai oleh diferensiasi berdasarkan tahap perkembangan anak, keteladanan orang tua sebagai role model, serta integrasi nilai halal dan haram dalam literasi digital. Selain itu, ditemukan model komunikasi keluarga berbasis SMART (Sepakati aturan bersama, Menjadi teladan, Arahkan pada kebaikan, Rutin komunikasi hangat, Tanamkan nilai halal dan haram) yang berperan signifikan dalam membangun kedisiplinan dan kesadaran anak dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengasuhan digital berbasis nilai Islam mampu membentuk literasi digital berbasis nilai (value-based digital literacy) yang mencakup dimensi kognitif, moral, dan spiritual, serta memperkuat resiliensi keluarga dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan pendekatan yang humanistik dan dialogis, keluarga tidak hanya mampu meminimalkan dampak negatif teknologi, tetapi juga mentransformasikan gawai menjadi sarana pengembangan spiritual, intelektual, dan sosial anak.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-13