PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5–6 TAHUN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PLAYDOUGH DI TK ISLAM PLUS INSAN KAMIL TUBAN
Kata Kunci:
Kemampuan Motorik Halus, Anak Usia 5–6 Tahun, Playdough, Penelitian Tindakan KelasAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Plus Insan Kamil Tuban. Berdasarkan kondisi awal, dari 15 anak terdapat 5 anak (33%) dalam kategori Belum Berkembang (BB), 7 anak (47%) dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 3 anak (20%) dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal, pelaksanaan kegiatan bermain playdough, serta peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain playdough. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator meniru bentuk dasar, mencetak bentuk, membuat bentuk, dan mengkreasikan bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan. Anak yang mencapai kategori BSH meningkat dari 3 anak (20%) pada kondisi awal menjadi 5 anak (33%) pada Siklus I, kemudian meningkat menjadi 12 anak (80%) pada Siklus II. Hasil tersebut telah mencapai indikator keberhasilan sebesar minimal 75%. Dengan demikian, kegiatan bermain playdough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Plus Insan Kamil Tuban.


