PESAN DAKWAH DALAM KEGIATAN MANGUPA-UPA ADAT BATAK ANGKOLA DI DUSUN PAYAGOTI KECAMATAN PORTIBI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA SUMATERA UTARA

Penulis

  • Ani Siregar Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Asrul Harahap Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Pesan Dakwah, Mangupa-upa, Simbol Budaya

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam tradisi Mangupa-upa pada masyarakat Batak Angkola di Dusun Payagoti, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Mangupa-upa adalah upacara adat yang bertujuan memberikan doa, harapan, dan berkah kepada seseorang yang akan atau telah menjalani peristiwa penting dalam hidupnya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field work) dan pendekatan antropologi, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mangupa-upa secara substansial mengandung pesan dakwah, baik dalam aspek ibadah maupun akhlak. Pesan ibadah mencakup penanaman niat tulus, pentingnya doa, shalat, dan rasa syukur. Sementara itu, pesan akhlak meliputi nilai-nilai seperti sopan santun, penghormatan kepada orang tua, kesetiaan, tanggung jawab sosial, kerendahan hati, dan tolong-menolong. Selain itu, setiap simbol dalam upacara, seperti kepala kerbau, ayam, garam, hingga kain ulos, memiliki makna filosofis yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini membuktikan bahwa tradisi lokal dapat menjadi media dakwah yang efektif dan harmonis dengan ajaran agama, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13