LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DAN RISET KONSELING BERBASIS EVIDANCE BASED PRACTICE
Kata Kunci:
Evidence-Based Practice, Konseling, Kurikulum Konseling, Riset Konseling, Akuntabilitas LayananAbstrak
Artikel ini membahas secara komprehensif landasan dan arah pengembangan konseling berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dalam konteks pendidikan dan profesi bimbingan dan konseling. EBP menjadi paradigma penting dalam memastikan bahwa intervensi konseling disusun dan diterapkan berdasarkan bukti empiris, landasan teoretis yang kuat, serta relevansi filosofis terhadap perkembangan ilmu pengetahuan modern. Kajian ini menguraikan landasan filosofis yang menempatkan EBP sebagai pendekatan ilmiah, rasional, dan humanistik dalam pelayanan konseling. Landasan teoretis EBP dibahas melalui integrasi berbagai model intervensi berbasis bukti seperti CBT, DBT, ACT, dan konseling berbasis mindfulness. Landasan empiris dikaji melalui temuan riset kontemporer yang menunjukkan efektivitas intervensi konseling berbasis bukti dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis konseli. Selanjutnya, artikel ini membahas pengembangan kurikulum konseling berbasis EBP yang menekankan kompetensi asesmen, intervensi, riset, supervisi, serta penggunaan teknologi digital dalam praktik konseling. Arah riset konseling berbasis EBP mencakup penelitian eksperimental, riset proses, riset implementasi, riset multikultural, hingga intervensi digital berbasis teknologi. Implikasi EBP bagi profesi konseling dibahas dalam konteks peningkatan profesionalitas konselor, akuntabilitas layanan, etika, inovasi teknologi, dan penguatan kolaborasi lintas profesi. Artikel ini menegaskan bahwa EBP merupakan fondasi penting dalam pengembangan ilmu dan praktik konseling modern, sehingga perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum pendidikan konselor dan penelitian konseling.


