CINTA ILAHI DALAM PERSPEKTIF RĀBI’AH AL-ADAWIYAH: KAJIAN SEMANTIK DAN TRANSFORMASI MAKNA SPIRITUAL
Kata Kunci:
Maḥabbah, Rābi’ah Al-Adawiyah, Semantik, Tasawuf, Transformasi SpiritualAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi makna konsep cinta dalam pemikiran Rabiah Al-Adawiyah melalui pendekatan semantik leksikal. Penelitian dilatarbelakangi oleh kecenderungan praktik keberagamaan yang masih berorientasi pada relasi transaksional antara manusia dan Tuhan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa syair dan doa Rabiah Al-Adawiyah yang memuat istilah ḥubb, hawā, dan maḥabbah, serta didukung kamus Arab klasik dan literatur ilmiah terkait. Analisis dilakukan melalui pemetaan medan makna, analisis kontekstual, dan sintesis perubahan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hawā mengalami transformasi dari kecenderungan nafsani menjadi kerinduan spiritual, ḥubb mengalami pemurnian dari cinta yang berorientasi kepentingan menuju cinta yang tulus, sedangkan maḥabbah berkembang menjadi keadaan spiritual yang menempatkan Tuhan sebagai orientasi utama kehidupan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Rabiah Al-Adawiyah tidak hanya berkontribusi dalam perkembangan tasawuf, tetapi juga membentuk paradigma mahabbah ilāhiyyah sebagai inti spiritualitas Islam.


