PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN AKIDAH AKHLAK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MIN 1 TAPANULI SELATAN
Kata Kunci:
Pengembangan, Instrumen Asesmen Akidah Akhlak, Kurikulum MerdekaAbstrak
Pengembangan instrumen asesmen merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh guru untuk menumbuhkan kemampuan menganalisis atau daya berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan uji validitas untuk mengukur tingkat kevalidan dan kelayakan produk dan uji praktikalitas untuk mengukur kepraktisan penggunaan produk instrumen asesmen akidah akhlak pada fase B di MIN 1 Tapanuli Selatan. Hasil penelitian diperoleh data berupa: (1) Desain pengembangan instrumen asesmen akidah akhlak pada fase B di MIN 1 Tapanuli Selatan berbasis buku bank soal belum pernah dibuat oleh guru akidah akhlak , (2) Tingkat kevalidan hasil pengembangan instrumen asesmen yang diperoleh dari tim validator instrumen dengan persentase 90% dengan kategori sangat valid dan validator ahli bahasa diperoleh hasil 92% dengan kategori sangat valid sehingga layak diaplikasikan dalam proses pembelajaran, (3) Tingkat kepraktisan hasil pengembangan instrumen asesmen diperoleh dari uji praktikalitas guru akidah akhlak didapatkan persentase 82% dengan kategori sangat praktis. (4) Tingkat efektivitas diperoleh dengan uji efektivitas pada kelas IV-A dengan persentase 87% kategori sangat efektif dan kelas IV-B sebanyak 81% dengan kategori sangat efektif sehingga berdasarkan hasil tersebut implementasi instrumen asesmen akidah akhlak memperoleh kategori sangat efektif.


