DAMPAK ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PAI UIN PALANGKA RAYA
Kata Kunci:
Artificial Intelligence (AI), Kemandirian Belajar, Mahasiswa PAIAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dampak Artificial Intelligence (AI) terhadap kemandirian belajar mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di UIN Palangka Raya melalui pendekatan studi kasus kualitatif. Seiring dengan pesatnya perkembangan AI, pemahaman mengenai bagaimana teknologi ini memengaruhi aspek-aspek krusial kemandirian belajar mahasiswa menjadi sangat relevan. Melalui wawancara mendalam dengan 15 mahasiswa PAI, diidentifikasi bahwa mahasiswa secara aktif menggunakan berbagai alat AI, terutama ChatGPT, dengan tingkat ketergantungan yang signifikan (rata-rata 7-8 dari skala 1-10). Temuan utama menunjukkan adanya paradoks: AI memfasilitasi efisiensi dalam pencarian informasi dan penyelesaian tugas, namun secara bersamaan berisiko menurunkan kemampuan berpikir kritis dan kedalaman pemahaman mandiri akibat ketergantungan yang tinggi. Studi ini mengkonfirmasi efisiensi AI, namun menggugat asumsi bahwa kemudahan akses berbanding lurus dengan peningkatan kemandirian belajar yang substansial. Kontribusi utama terletak pada penyajian perspektif mendalam dari konteks mahasiswa PAI, menyoroti bagaimana mereka menavigasi integrasi AI dalam proses belajar keagamaan. Keterbatasan penelitian pada sampel dan lokasi spesifik mengindikasikan perlunya studi lanjutan yang lebih komprehensif untuk merumuskan strategi pedagogis yang optimal dalam pemanfaatan AI.


