ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA PADANG PANJANG
Kata Kunci:
AkuntansiiLingkungan, BiayaiLingkungan, Rumah SakitAbstrak
Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang hingga saat ini belum mengungkapkan secara eksplisit biaya lingkungan dalam penyusunan laporan keuangannya. Pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas pelestarian lingkungan hanya dicatat dalam dua pos akun, yakni Beban Pengurusan Perizinan dan Mutu serta Beban Kebersihan. Kedua akun tersebut dimasukkan ke dalam kategori Beban Administrasi dan Umum. Penelitian ini bertujuan guna mengevaluasi serta mengkaji bagaimana penerapan konsep akuntansi lingkungan di rumah sakit tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengandalkan data primer melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi, serta data sekunder berupa informasi biaya lingkungan dari laporan keuangan rumah sakit. Temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang telah melakukan pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan limbah. Namun demikian, biaya-biaya tersebut belum dikelompokkan berdasarkan klasifikasi yang diusulkan oleh teori Hansen dan Mowen, serta belum ditampilkan secara terpisah dalam laporan keuangan. Biaya tersebut masih digabungkan ke dalam dua pos umum, yaitu beban pengurusan perizinan dan mutu serta beban kebersihan


