BOARD GENDER DIVERSITY DAN IMPLIKASINYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA SEKTOR MANUFAKTUR INDONESIA
Kata Kunci:
CEO Perempuan, Hofstede, Kesulitan Keuangan, Keberagaman Gender, Maskulinitas vs, FemininitasAbstrak
Penelitian ini didorong oleh meningkatnya jumlah perusahaan, khususnya di sektor manufaktur, yang menghadapi ancaman delisting dari bursa saham. Situasi ini menekankan pentingnya peran tata kelola perusahaan yang efektif dalam memastikan keberlangsungan bisnis dan stabilitas keuangan. Salah satu aspek tata kelola yang dikaji dalam penelitian ini adalah keberagaman gender dalam kepemimpinan perusahaan, yang secara luas diyakini dapat meningkatkan kinerja organisasi dan mengurangi kerentanan finansial. Penelitian ini menyelidiki bagaimana keberagaman gender dalam struktur kepemimpinan memengaruhi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan keberagaman gender yang lebih tinggi di dewan direksi, serta perusahaan yang dipimpin oleh CEO perempuan, cenderung mengalami tingkat kesulitan keuangan yang lebih rendah. Sebaliknya, keberagaman gender di antara komisaris dan anggota komite audit tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan. Hasil ini sejalan dengan dimensi budaya Masculinity vs. Femininity dari Hofstede, yang menyoroti pengaruh nilai-nilai gender dalam konteks organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga untuk perumusan kebijakan yang mendorong kepemimpinan perempuan di lingkungan korporat Indonesia.


