KENAIKAN TARIF CUKI, PEREDARAN ROKOK ILEGAL TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN VARIABEL MODERASI UKURAN PERUSAHAAN

Penulis

  • Rina Fitriani Universitas Ngudi Waluyo Penulis
  • Bambang Ahmad Indarto Universitas Ngudi Waluyo Penulis

Kata Kunci:

Tarif Cukai, Rokok Ilegal, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan tarif cukai dan peredaran rokok ilegal terhadap profitabilitas perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data skunder berupa laporan keuangan perusahaan rokok yang terdaftar di BEI selama periode 2015-2024, data kenaikan tarif cukai hasil tembakau, serta data peredaran rokok ilegal yan diperoleh di Derektorat Jendral Bea dan Cukai dan sumber resmi pemerintah. Profitabilitas perusahaan diukur menggunakan Retrun on Assets (ROA), sedangkan ukuran perusahaan diukur dengan loaritma natural total aaset. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model moderasi untuk menguji pengaruh persial, simultan, serta peran ukuran perusahaan dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan tarif cukai berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan rokok. Secara simultan, kenaikan tarif cukai dan peredaran rokok yang terdaftar di BEI. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti mampu memoderasi pengaruh kenaikan tarif cukai dan peredaran rokok ilegal terhadap profitabilitas, dimana perusahaan berukuran besar relatif lebih mampu menahan dampak negatif kebijakan cukai dan persaingan rokok ilegal dibandingkan perusahaan berukuran kecil. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan cukai yang seimban serta bagi perusahaan rokok dalam menyusun strategi untuk menjaga keberlanjutan profitabilitas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13