IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING TOKO BUKU DI SLAWI
Kata Kunci:
Manajemen Risiko, Daya Saing, UMKM, Toko BukuAbstrak
Penelitian ini didasari oleh kerentanan UMKM terhadap gangguan operasional, fluktuasi permintaan, dan keterbatasan sumber daya yang mempengaruhi kelangsungan usaha dan posisi kompetitifnya di pasar lokal. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif-analitik dengan metode kualitatif dominan (wawancara mendalam dan studi dokumentasi) dan dilengkapi analisis kesesuaian praktik manajemen risiko UMKM dengan prinsip-prinsip ISO 31000 sebagai kerangka standar untuk identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko. Standarisasi ISO 31000 memberikan pedoman sistematis yang relevan untuk menyusun kebijakan dan prosedur manajemen risiko di tingkat usaha kecil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik manajemen risiko yang terstruktur termasuk identifikasi risiko operasional (rantai pasok dan stok buku), risiko finansial (arus kas dan kredit), risiko pasar (pergeseran preferensi pembaca), serta risiko teknologi (transaksi digital dan pemasaran online)—berkontribusi pada peningkatan kesiapan operasional, pengambilan keputusan yang lebih baik, dan penguatan proposisi nilai usaha. Berdasarkan analisis, penelitian merekomendasikan (1) adopsi kerangka manajemen risiko sederhana berbasis ISO 31000 yang disesuaikan dengan skala UMKM, (2) pembentukan prosedur monitoring risiko berkala, dan (3) penguatan kapasitas pemilik/SDM melalui pelatihan manajemen risiko sehingga manajemen risiko tidak hanya bersifat protektif tetapi juga proaktif dalam menciptakan kesempatan strategis untuk meningkatkan daya saing.


